Buka jam 08.00 s/d jam 18.00, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Dari Remaja Hingga Lansia

Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Dari Remaja Hingga Lansia

Diposting pada 19 Oktober 2017 oleh admin | Dilihat: 21 kali

Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Dan SehatCara menjaga tubuh agar tetap langsing dan sehat bisa anda baca disini. Seperti yang kita tahu, tubuh langsing memang merupakan dambaan setiap orang, baik pria maupun wanita, tua dan muda. Trend tubuh langsing bahkan sudah menyasar anak-anak remaja, bahkan hingga para lansia.

Banyak alasan kenapa mereka menginginkan tubuh yang langsing. Salah satunya adalah membuat makin percaya diri, tubuh yang langsing juga cenderung lebih sehat.

Untuk itulah masyarakat di seluruh dunia berusaha keras untuk mendapatkan tubuh yang ramping ideal. Nah, apabila tubuh langsing sudah berhasil diperoleh, tugas selanjutnya adalah menjaga kondisi tubuh agar tetap langsing, tidak gemuk kembali.

Sebenarnya menjaga tubuh agar tubuh tetap langsing bukanlah hal yang sulit jika kita tahu trik dan kiat-kiatnya. Namun, apabila tidak memiliki pengetahuan itu maka akan sedikit sulit dilakukan. Inilah mengapa banyak orang yang mengalami kegagalan dalam diet mereka.

Cara merawat tubuh biar langsing disini terbagi menjadi 4 bagian yaitu menjaga tubuh langsing remaja, setelah menikah, setelah melahirkan dan lansia.


Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Pada Remaja

Remaja identik dengan insan penuh energik dan ceria. Masa remaja diwarnai dengan suasana belajar dan bergaul. Biasanya, remaja wanita sangat terobsesi dengan hal-hal yang menarik dan seksi, sehingga penampilan mereka tidak luput dari perhatian.

Dalam dunia remaja , ada semboyan ‘kurus itu indah’ yang dijadikan pedoman bagi para remaja wanita. Inilah yang menyebabkan remaja wanita sering tergila-gila dengan diet. Pubertas pada remaja membawa pengaruh terhadap perubahan hormon dalam tubuh sehingga juga berdampak pada nafsu makan.

Jika nafsu makan tidak dikontrol dengan baik, remaja wanita bisa mengalami masalah berat badan berlebih. Badan yang gemuk di usia remaja banyak memba gemuk di usia remaja banyak membawa masalah, antara lain :

  • Penampilan menjadi kurang menarik
  • Orang gemuk dianggap bodoh dan rakus
  • Tubuh yang gemuk membuat prestasi mundur karena sering merasa ngantuk saat jam belajar berlangsung dan nilai jeblok di mata pelajaran olahraga
  • Kalah bersaing dengan remaja kurus dalam hal mencari pacar
  • Risih dalam pergaulan
  • Susah bergerak akibat tubuh yang berat

Alasan yang menyebabkan remaja wanita mengalami masalah dengan berat badan

  • Stress. Remaja wanita yang sedang mengalami stress, misalnya putus cinta atau nilai rapor yang buruk cenderung memilih cokelat dan es krim sebagai pelarian. Cokelat dan es krim adalah makanan yang kaya kalori karena rasanya manis dan dibuat dari lemak, susu dan gula yang banyak.
  • Suka jajanan di luar. Remaja wanita biasanya suka ngumpul dan ngerumpi bersama teman-temannya sambil menyantap jajanan yang tidak sehat, seperti bakso, gorengan, fast food, junk food, es krim dan lain-lain. Sesampainya dirumah, mereka juga tidak bisa melewatkan makan masakan ibunya. Alhasil, tubuh pun melar.
  • Kebiasaan ngemil. Belajar sambil ngemil memang mengasyikkan. Namun hal ini bila dibiarkan lama-lama akan menjadi kebiasaan. Jika sehari belajar dua kali, maka sebanyak itu pula mereka akan memakan cemilan.

Lebih bahaya lagi bila camilan itu berupa keripik, gorengan, steak, fried chicken, cokelat atau kue-kue manis, ditambah dengan malas beraktivitas, dijamin tubuh pun cepat menjadi gemuk.

Ini dia cara menjaga tubuh agar tetap langsing untuk remaja:

1. Hindari kebiasaan ngemil makanan yang tidak sehat

Makanan yang tidak baik dijadikan camilan antara lain: fast food, gorengan, kue-kue manis, keju, cokelat dan permen susu. Sebaiknya ganti camilan tersebut dengan buah-buahan segar dan sayur mayor agar tubuh tidak mengalami penumpukan lemak.

Makanan yang digoreng terbuat dari daging, serta penuh pemanis buatan yang sangat kaya akan lemak jenuh dan kolesterol, serta cepat sekali membuat gemuk.

Bertolak belakang dengan buah dan sayuran yang justru dapat menghancurkan lemak-lemak tubuh sehingga tubuh menjadi langsing dengan berat badan ideal.

2. Ingatlah sarapan

Sebelum berangkat sekolah, ingatlah untuk sarapan agar di sekolah nanti tidak belanja macam-macam. Biasanya, kantin sekolah banyak menjual makanan yang tidak sehat, seperti bakso, mie ayam, fried chicken, fast food, es dengan pemanis buatan, minuman bersoda, gorengan, kerupuk, dan lain-lain. Sepulang sekolah, para remaja juga tertarik untuk jajan pada penjual kaki lima.

3. Jangan menjadi remaja yang malas

Ingatlah bahwa remaja identic dengan masa muda yang penuh energy. Gunakanlah waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Jangan malas-malasan dirumah, seperti tidur-tiduran sambil ngemil dan membaca majalah, main game dan facebook seharian, atau nonton tv berlama-lama. Kegiatan malas semacam itu tidak akan membakr lemak tubuh, melainkan makin mempertebal timbunan lemak di bawah kulit.

4. Sesekali update penampilan

Cari tahu di tv atau majalah tentang model-model penampilan dan bentuk tubuh yang menarik agar kita bisa menirunya.

5. Ikuti pola hidup sehat

Pola hidup sehat harus dimulai sejak masa muda agar di masa tua nanti tubuh tetap sehat dan langsing. Pola hidup sehat meliputi pemilihan makanan yang sehat dan gaya hidup sehat. Makanan sehat terdiri dari sayur dan buah, serta menghindari atau mengurangi makanan serta daging hewani.

Pola hidup vegetarian adalah satu contoh pola hidup yang paling sehat untuk ditiru. Sedangkan gaya hidup sehat mencakup : tidak merokok, tidak minum-minuman keras, banyak melakukan olah raga dan hidup bersih.

6. Minta bantuan pada ahlinya

Kalau kita bermasalah dengan berat badan, dan kebingungan dalam mengatur diet yang sehat dan benar, tidak ada salahnya jika kita bertanya pada ahli gizi yang tepat dan berpengalaman.


Cara Menjaga Tubuh Langsing Untuk Wanita Setelah Menikah

Sangat sering dijumpai wanita yang sudah menikah mengalami peningkatan berat badan. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of North Carolina menyebutkan bahwa hubungan cinta antara pasangan suami isteri bisa meningkatkan ukuran pinggang hingga beberapa pound setelah sekitar 12 bulan menikah.

Kenapa hal ini terjadi ? Ini dia penyebabnya:

  • Kebiasaan ngemil tiap malam. Gara-gara menemani suami begadang lembur atau nonton tv, kita biasanya tidak lepas dari cemilan yang kaya lemak, seperti makanan cepat saji.
  • Merasa tidak perlu berdiet lagi. Setelaah wanita menikah, biasanya mereka merasa nyaman bersama pasangannya sehingga tidak memperhatikan seperti waktu gadis dulu.
  • Makan sesuai porsi pasangan. Pria umumnya makan dalam porsi banyak dengan piring besar. Celakanya, para isteri malah mengikuti kebiasaan pasangannya itu. Wajar kalau tubuh pun cepat melar dan mengalami peningkatan berat badan.
  • Aktivitas makan jadi hiburan. Kebiasaan makan di luar saat pacaran dulu tentu akan dibawa hingga masa pernikahan. Apalagi restoran dan warung makan menawarkan menu-menu favorit yang sulit untuk berpaling darinya.
  • Lepas mengontrol diet.  Setelah menikah wanita cenderung melepaskan control diet mereka. Hal ini karena mereka merasa nyaman dengan pernikahannya. Bila suami sudah sangat setia dan sudah diikat oleh adanya anak, wanita umumnya merasa sudah tidak perlu lagi melakukan diet karena tidak mungkin sang suami mencari wanita lain. Ditambah dengan kesibukan sebagai ibun rumah tangga, diet pelangsing sudah tidak ada waktu lagi untuk dilakukan. Tak heran tubuh pun cepat gemuk.
  • Banyak mengikuti undangan. Setelah menikah biasanya pasangan suami-isteri sering mendapat banyak undangan acara makan siang dan makan malam oleh keluarga dan teman-teman. Umumnya, wanita akan menikmati sajian apapun yang disuguhkan sehingga mereka lupa akan diet yang dulu biasa mereka lakukan.

Nah, agar tubuh tetap langsing seperti waktu lajang, Ini dia cara menjaga tubuh agar tetap langsing dan sehat:

1. Terapkan peraturan sehat di rumah

Peraturan sehat yang dapat anda lakukan dirumah untuk menghindari anda menjadi gemuk antara lain :

  • Penuhi kulkas anda dengan stok makanan sehat dari bahan nabati, seperti buah-buahan dan sayur mayor. Jika rasa lapar tiba atau anda ingin ngemil, makan saja buah segar.
  • Kurangi nonton tv karena kegiatan malas ini sama sekali tidak membakar lemak anda
  • Sempatkan diri anda untuk melakukan olah raga bersama pasangan. Bisa juga anda membuat jadwal untuk jogging atau jalan-jalan pagi bersama keluarga.

2. Lakukan pekerjaan rumah sendiri

Percaya atau tidak, melakukan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih, mengepel lantai, mencuci pakaian dan memasak sama artinya anda melakukan olah raga seharian.

Daripada menghabiskan uang ke gym, lebih baik bersih-bersih dirumah, bukan? Bayangkan berapa jumlah kalori yang telah anda bakar untuk kegiatan bermanfaat itu.

3. Jangan ikuti selera suami

Biasanya wanita yang sudah menikah ingin memanjakan suaminya dengan memasakkan makanan kegemaran suami. Mesakan-masakan yang enak umumnya berasa gurih dan penuh lemak.

Mau tidk mau anda pun ikut menikmati makanan tersebut. Sekarang, cobalah penuhi selera anda dulu, jangan selalu mementingkan selera suami. Lebih baik anda mengenalkan suami dengan makanan sehat sesuai selera anda seperti buah-buahan, salad dana aneka sayuran sehat.

4. Jangan malu untuk menimbang berat badan

Meskipun telah menikah, anda boleh rajin menimbang berat badan anda. Pastikan juga celana jeans yang anda gunakan sewaktu masih lajang dulu masih muat di tubuh anda saat ini.

5. Jangan mengonsumsi obat pelangsing

Apapun alasannya, jangan pernah menggunakan obat-obatan pelangsing tertentu karena sangat buruk bagi kesehatan anda dalam jangka panjang. Kecuali, anda mengkonsumsi obat pelangsing herbal yang memang sudah terbukti aman.


Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Setelah Melahirkan

Cara Menjaga Tubuh agar tetap Langsing Setelah Melahirkan

Hampir seluruh besar wanita di dunia yang baru melahirkan memiliki masalah dengan kenaikan berat badan. Peninkata berat tubuh di dapatkan sejak masih mengandung dan cenderung terus bertambah bila mereka tidak melakukan diet untuk mengembalikan bentuk tubuh langsing sewaktu muda dulu.

Sebenarnya menurunkan berat badan demi mendapatkan tubuh yang langsing sangat diperlukan oleh para ibu yang baru melahirkan karena tubuh yang langsing berarti tubuh lebih sehat dan penampilan menjadi lebih menarik. Para suami juga tentu lebih senang melihat bentuk tubuh isterinya kembali langsing seperti waktu pacaran dulu.

Dan, tidak menutup kemungkinan suami akan lebih suka menghabiskan waktu luangnya di rumah bersama anak dan isteri, serta menjauhkan diri mereka dari resiko berselingkuh dengan wanita lain.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan tubuh yang langsing bagi wanita setelah melahirkan. Berikut adalah beberapa tip yang dapat anda ikuti :

1. Mulai berpikir positif

Setelah melahirkan, mulailah kembali berpikir positif untuk mendapatkan tubuh langsing dengan berat badan ideal. Hanya dengan niat yang serius usaha untuk mencapai tubuh langsing dapat diwujudkan.

Pikirkanlah betapa bahagianya rumah tangga anda kelak bila suami merasa senang melihat tubuh anda langsing kembali seperti waktu lajang, dan ditambah dengan kehadiran sang buah hati.

2. Jangan menjadi malas dan takut capek

Wanita setelah melahirkan yang benar-benar berniat menguruskan badan yang gemuk harus membuang jauh-jauh sikap bermalas-malasan.

Meski repot karena mengurus anak, tetaplah rajin mengerjakan pekerjaaan rumah yang dapat menimbulkan keringat, seperti mengepel lantai, mencuci pakaian dengan tangan, bersih-bersih rumah dan memasak sendiri didapur.

3. Lakukan olahraga

Wanita sehabis melahirkan sebaiknya menyempatkan diri untuk berolahraga ringan agar bentuk tubuh kembali langsing. Olahraga yang bisa diambil adalah jalan kaki, jogging, yoga dan senam.

4. Cari dukungan

Mintalah dorongan dari suami dan keluarga agar ikut mengingatkan anda dengan program diet anda.

5. Atur porsi makan anda

Kalau dulu sewaktu mengandung anda bisa menyantap 2 piring nasi, sekarang mulai kurangilah porsi nasi tersebut secara perlahan hingga ½ piring saja. Perbanyaklah makan makanan nabati seperti buah, sayur, kacang dan biji-bijian.

5. Stok makanan sehat

Pastikan stok buah dan sayur selalu ada di dalam kulkas anda. Dari pada mengonsumsi hidangan berlemak penuh kolesterol, lebih baik mengenyangkan perut dengan makanan makanan nabati. Selain dapat menurunkan berat badan, makanan tersebut juga sangat menyehatkan.


Menjaga Tubuh Langsing Untuk Para Lansia

cara menjaga agar tubuh tetap langsing pada lansia

Usia boleh bertambah matang, namun penampilan tidak boleh kalah dengan yang muda. Bentuk tubuh ideal juga harus tetap dipertahankan agar kualitas hidup tetap prima dan menyenangkan.

Menjaga berat badan ideal demi mendapatkan tubuh yang langsing di usia matang, bahkan lanjut usia bukanlah perkara yang gampang. Hal ini karena masa tua-khususnya para wanita cenderung berhubungan dengan hormone estrogen dan masalah menopause.

Menopause adalah penghentian menstruasi pada wanita yang biasanya telah berumur sekitar 50 tahun. Menopause terjadi karena ovarium telah kehabisan sel telur (folikel) sehingga produksi hormone estrogen berhenti.

Gejala Menopause

  • Mengalami gangguan tidur
  • Hilangnya dorongan seks
  • Hot flushes (gejala pre-menopause dimana tubuh terasa panas)
  • Vagina mongering
  • Kelelahan
  • Cepat emosi, seperti gampang tersinggung, panic, sedih dan lain-lain
  • Disfungsi kandungan kemih

Dampak dari menopause adalah tubuh kehilangan mineral dari tulang dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler. Disamping itu , hal yang sering terjadi setelah menopause wanita lanjut usia kerap menderita penyakit osteoporosis, kanker dan cenderung mengalami penambahan berat badan ya g berlebih.

Wanita lansia yang mengalami pelonjakan berat badan juga akan mengalami peningkatan kolesterol, tekanan darah, risiko diabetes tipe 2, stroke, kanker usus dan kanker payudara. Berdasarkan penelitian risiko terkena penyakit kanker payudara akan meningkat 30 % apabila wanita berusia 50 tahun ke atas mengalami kenaikan berat badan 2 kg dari berat badan ideal.

Menopause pada wanita biasanya akan membuat mereka menjadi malas untuk melakukan rutinitas, apalagi untuk merawat penampilan. Perubahan hormone estrogen saat menopause menyebabkan penimbunan lemak terjadi pada daerah perut, tidak lagi pada daerah pinggul dan paha. Apalagi jika anda tidak menjalani gaya hidup dan pola makanan yang sehat, dipastikan anda akan berpeluang mengalami kegemukan.

Beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan berat badan saat menopause :

  • Proses pembakaran kalori terlambat. Massa otot yang berkurang karena usia tua membuat tubuh akan mengganti otot-otot yang hilang tersebut dengan cadangan lemak tubuh. Hal ini mengakibatkan proses pembakaran kalori menjadi lambat. Jika anda memenuhi keinginan naluri untuk tetap makan yang banyak, perut anda akan menjadi buncit.
  • Malas berolah raga. Masa menjelang menopause membuat tubuh cenderung lesu dan pikiran menjadi sangat sensitif. Hal ini mengakibatkan para wanita lansia jadi ogah dn malas berolah raga. Kalau sudah demikian, tubuh pun akan gampang gemuk karena lemak tubuh tidak dibakar.
  • Faktor keturunan. Jika ada orang tua atau saudara anda memiliki perut buncit, kemungkinan besar anda pun memiliki kecenderungan yang sama.
  • Stres. Masa tua biasanya akrab dengan pikiran stres karena makin tua usia makin banyak pengalaman dan kenangan yang dihadapi. Jadi, masalah kematian suami, atau perceraian dapat menyebabkan lemak menumpuk berlebihan sehingga tubuh jadi gemuk setelah menopause.

Untuk mencegah kenaikan berat badan dan menjaga tubuh tetap langsing setelah menopause, berikut adalah hal-hal yang bisa anda lakukan :

1. Lakukan olah raga ringan namun teratur

Olah raga ringan yang cocok untuk para lansia adalah jalan cepat tiap hari dan yoga. Jika tidak sempat berolahraga anda harus lebih banyak bergerak, seperti jalan-jalan di dalam rumah, mengambil sendiri tanpa menyuruh pembantu dan lain-lain.

2. Terapkan pola makanan sehat dalam diet anda

Untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan sehat setelah menopause, cobalah untuk memasukkan bahan-bahan makanan berikut dalam diet anda

  • Polong-polongan
  • Rumput laut
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian

Hindari atau kurangi daging, karena sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh.

3. Perbanyak jumlah makanan nabati yang mentah dalam diet anda

Cara menjaga tubuh agar tetap langsing untuk lansia bisa dengan cara memperbanyak jumlah makanan nabati yang mentah untuk diet. Kalau ini tidak memungkinkan untuk dilakukan maka bisa saja melakukan cara lainnya. Usahakan agar setiap hari anda mengonsumsi makanan nabati seperti lalapan, urap dan jus mentah

5. Kurangi porsi makan anda

Saat usia 50 tahun ke atas, anda harus mengasup 200kalori lebih sedikit dari pada saat anda berumur 30 tahun atau 40-an.

Itulah cara cara menjaga tubuh agar tetap langsing dan sehat. Dengan metode ini, baik anda sebagai remaja, orang yang sudah menikah, setelah melahirkan atau lansia bisa tetap langsing dan sehat selalu.

Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Dari Remaja Hingga Lansia | Jual Produk HNI HPAI Di Jamin 100% Asli

Belum ada komentar untuk Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Langsing Dari Remaja Hingga Lansia

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Harumi

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

harumi hpai Rp 75.000
Ready Stock / HRH
Rp 75.000
Ready Stock / HRH
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
N-Green

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

n-green hpai Rp 130.000
Ready Stock / NGR
Rp 130.000
Ready Stock / NGR
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Truson

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

truson Rp 110.000
Ready Stock / TRU
Rp 110.000
Ready Stock / TRU

Disclaimer

Artikel kesehatan atau berita yang disajikan di toko herbal online produk HNI HPAI ini hanyalah untuk keperluan informasi semata. Tidak dimaksudkan sebagai sebuah ketetapan atau sebuah kepastian yang mutlak.

Kami menyajikan informasi berdasarkan keilmuan dan data empiris dan di tulis oleh ahlinya namun bukan sebuah jaminan akan keberhasilannya. Manusia hanya berikhtiar, kesembuhan ada di tangan Allah SWT semata.

SIDEBAR