Buka jam 08.00 s/d jam 18.00, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Kista Ovarium – Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobati

Kista Ovarium – Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobati

Diposting pada 11 April 2017 oleh admin | Dilihat: 238 kali

Kista ovarium adalah salah satu penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita. Pada zaman sekarang, tidak sedikit wanita yang terkena penyakit ini. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan dan hanya bisa disembuhkan dengan jalan operasi. Benarkah? Simak dulu penjelasan berikut.

kista ovarium

PENGERTIAN KISTA OVARIUM

Kista ovarium adalah tumor yang berupa kantong yang berisi cairan yang tumbuh pada bagian ovarium wanita. Setiap wanita memiliki 2 bagian ovarium (indung telur). Satu bagian kanan dan satunya bagian kiri rahim. Ovarium merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita. Besarnya biasanya berukuran sebesar biji kenari.

Tidak jarang adanya gangguan fungsi pada ovarium. Salah satu gangguan itu adalah timbulnya kista. Kista dapat menyerang siapa saja dan dapat terbentuk kapan saja, pada masa pubertas sampai menopause, juga selama masa kehamilan.

Ada 2 jenis kista yang umum terjadi yaitu sebagai berikut.

1. Kista Fungsional (Kista Normal)

Kista fungsional merupakan jenis kista ovarium yang paling banyak ditemukan. Berasal dari sel telur dan korpus luteum, terjadi bersamaan dengan siklus menstruasi yang normal.

Kista fungsional akan tumbuh setiap bulan dan akan pecah pada masa subur, untuk melepaskan sel telur yang pada waktunya siap dibuahi oleh sperma. Setelah pecah, kista fungsional akan menjadi kista folikuler dan akan hilang saat menstruasi.

Kista jenis ini merupakan kista yang tidak menggangu karena bisa hilang dengan sendirinya dan tidak menimbulkan gejala. Biasanya dapat menghilang sendiri dalam waktu 6-8 minggu.

2. Kista Patologis (Kista Abnormal)

Jenis kista kedua adalah kista patologis. Mengandung sel yang abnormal. Ada yang sifatnya jinak dan ada yang sifatnya ganas (kanker). Jenis kista abnormal inilah yang memerlukan penanganan yang serius seperti operasi atau pembedahaan.


GEJALA KISTA OVARIUM

Pada umumnya kista tidak memiliki gejala yang tampak. Kista baru menimbulkan gejala pada saat kista sudah membesar atau sudah pada stadium lanjut.

Biasanya wanita tidak mengetahui dirinya terkena kista. Mereka mengetahui saat ukuran sudah membesar dan menimbulkan gejala atau saat seseorang melakukan USG untuk keperluan lain.

Inilah mengapa jenis penyakit ini termasuk dalam kategori “silent killer” atau pembunuh diam-diam karena banyak penderita tidak mengetahui dirinya terkena kista hingga kista tersebut membesar dan menimbulkan gejala serius.

gejala kista ovarium

Gejala-gejala kista muncul saat sel kista tersebut pecah, berukuran besar atau menyumbat aliran darah ke ovarium, gejalanya di antaranya:

  1. Nyeri di perut bagian bawah.
  2. Rasa nyeri pada saat berhubungan badan.
  3. Sakit pada punggung terkadang menjalar sampai ke kaki.
  4. Terkadang disertai nyeri saat buang air kecil dan/atau buang air besar.
  5. Siklus menstruasi tidak teratur, bisa juga jumlah darah yang keluar banyak.
  6. Gangguan pencernaan yang menetap, seperti: kembung,  mual.
  7. Perubahan kebiasaan buang air besar, contoh: sukar buang air besar (sembelit, konstipasi, obstipasi)
  8. Adanya perubahan berkemih, misalnya: sering kencing.
  9. Perut membesar, salah satu cirinya adalah celana terasa sesak.
  10. Kehilangan selera makan atau rasa cepat kenyang (perut terasa penuh).
  11. Rasa mudah capek atau rasa selalu kurang tenaga.
  12. Nyeri pada (tulang) punggung bawah.

PENYEBAB KISTA OVARIUM

gambar kista ovariumPenyebab kista tergantung pada jenis kista itu sendiri. Ada 2 jenis kista yang umum terjadi yaitu kista fungsional dan kista patologis. Penyebab kedua kista ini akan berbeda. Sedangkan kemungkinan penyebabnya secara umum tergantung pada faktor risiko sebagai berikut.

  • Gangguan pembentukan hormon
  • Memiliki Riwayat kista ovarium atau keluarga memiliki riwayat kista ovarium
  • Penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen)
  • Menstruasi pertama usianya terlalu muda (misalnya dari umur 11 tahun atau lebih muda lagi)
  • Pernah diriwayatkan mandul
  • Pengobatan kemandulan dengan obat gonadotropin
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Gangguan siklus haid
  • Pemakaian alat kontrasepsi hormonal

1. Penyebab Kista Fungsional

Kista fungsional adalah kista yang sering terjadi pada wanita dan merupakan bagian dari siklus menstruasi. Biasanya kista jenis ini cepat hilang dan tidak menimbulkan bahaya yang serius. Bahkan, kista fungsional bisa hilang dengan sendirinya.

Kista fungsional terdiri dari 2 jenis yaitu kista korpus luteum dan kista folikel. Penyebab masing-masing kista ini adalah sebagai berikut.

a. Kista Korpus Luteum

Korpus luteum adalah sel yang memproduksi hormol estrogen dan progesteron setelah pelepasan sel telur. Kista korpus luteum terbentuk karena tersumbatnya lubang keluarnya sel telur pada korpus luteum sehingga terjadi penumpukan cairan.

Kista korpus luteum tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Kecuaili kista jenis ini pecah maka akan menimbulkan pendarahan dan nyeri yang datang mendadak.

b. Kista Folikel

Jenis kista fungsional yang kedua adalah kista folikel. Didalam ovarium, sel telur berkembang dalam struktur yang dikenal sebagai folikel. Kista ini terbentuk karena folikel tersebut mengalami gangguan sehingga tidak bisa melepaskan sel telur. Akhirnya folikel ini membengkak karena di penuhi cairan membentuk kista. Jenis kista ini akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu dan termasuk kista yang tidak berbahaya.

2. Penyebab Kista Patologis

Kista patologis adalah jenis kista yang tidak berhubungan dengan menstruasi. Kista jenis ini muncul akibat adanya sel abnormal. Sebagian dari jenis kista patologis bersifat kanker dan harus ditangani dengan serius. Beberapa penyebab kista patologis disesuaikan dengan jenis dari kista patologis itu sendiri yaitu:

a. Kista Dermoid

Merupakan kista yang yang berisi berbagai jenis bagian tubuh seperti kulit, kuku, rambut, gigi dan lemak. Kista ini dapat ditemukan di kedua bagian indung telur. Biasanya berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala.

b. Kistadenoma

Jenis kista patologis lainnya adalah kistadenoma. Ini berkembang dari sel-sel yang menutupi bagian luar ovarium. Ada beberapa macam. Beberapa di antaranya diisi dengan cairan yang encer sebagian berisi zat lender yang kental. Kista ini sering tumbuh di bagian tangkai ovarium daripada di dalam ovarium itu sendiri. Inilah yang menyebabkan kista ini bisa berkembang menjadi sangat besar. Namun, jenis kista ini biasanya jinak bukan kanker. Tetapi dalam hal penanganan tetap saja harus memerlukan operasi pengangkatan.

c. Endometrioma

Merupakan kista yang terjadi karena ada bagian endometrium yang berada di luar rahim. Kista ini berkembang bersamaan dengan tumbuhnya lapisan endometrium setiap bulan sehingga menimbulkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi dan infertilitas.


PENGOBATAN KISTA OVARIUM

Perlu diketahui, bahwa tidak semua jenis kista harus di operasi. Tergantung dengan jenis kista itu sendiri. Berikut ini adalah penjelasan pengobatan kista ovarium.

1. Observasi (Pengamatan)

Pada jenis kista fungsional mungkin hanya diperlukan pengamatan saja karena jenis kista ini tidak menimbulkan gejala, maka cukup dimonitor (dipantau) selama 1-2 bulan. Kista fungsional akan menghilang dengan sendirinya setelah satu atau dua siklus haid. Tindakan ini diambil jika tidak curiga ganas (kanker).

2. Operasi

Jika kista membesar, maka dilakukan tindakan pembedahan, yakni dilakukan pengambilan kista dengan tindakan laparoskopi atau laparotomi. Biasanya untuk laparoskopi Anda diperbolehkan pulang pada hari ke-3 atau ke-4, sedangkan untuk laparotomi Anda diperbolehkan pulang pada hari ke-8 atau ke-9.

3. Cara Mengobati Kista Secara Alami

Jika Anda didiagnosa oleh dokter terkena kista dan Anda takut untuk melakukan operasi? Maka ada langkah lain yang bisa Anda ambil yaitu dengan pengobatan alami.

Pengobatan alami menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di alam ataupun menggunakan obat herbal yang siap minum yang sudah dikemas khusus menjadi obat jadi (jamu).

Jika menggunakan bahan-bahan alami yang sudah tersedia di alam seperti tanaman atau buah-buahan Anda harus meraciknya sendiri. Tentu saja Anda harus tahu takaran atau dosis yang tepat untuk ini.

Kelebihan menggunakan pengobatan alami adalah adalah lebih aman dan murah. Aman karena tidak harus berhubungan dengan obat-obatan kimia atau operasi yang sebagian besar orang takut melakukannya. Dan lebih murah karena hanya terbuat dari bahan-bahan alami yang bisa ditemukan di alami secara langsung atau di beli ditempat terdekat.

Bahkan, dengan obat kista ovarium yang dikemas dan siap di minum pun jauh lebih murah daripada melakukan operasi. Meskipun begitu, Anda harus mempertimbangkan mana pengobatan terbaik untuk Anda. Terutama yang minim risiko.

Adapun beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati kista secara alami adalah sebagai berikut.

1. Manjakani

Buah manjakani atau majakani sudah dikenal sejak lama mampu mengobati kista ovarium. Apalagi kalau di kombinasikan dengan tanaman lainnya seperti gambir akan menjadi obat herbal kista ovarium yang direkomendasikan.

Manjakani sudah cukup terkenal di Indonesia dan sering di jadikan bahan dasar jamu. Sudah banyak obat herbal yang menggunakan bahan dasar ini untuk bahan bakunya. Salah satunya adalah Mustika Dara yang mengkombinasikan manjakani dengan gambir dan minyak kelapa yang dikemas dalam bentuk pil yang siap minum.

2. Mahkota Dewa

Selain manjakani, mahkota dewa juga cukup familiar di Indonesia sebagai salah satu tanaman obat untuk mengobati berbagai penyait. Mahkota dewa mengandung alkoid, polifenol, saponin yang berperan sebagai anti bakteri dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, ada flavonoid sebagai anti radang untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Adapun cara mengolah ramuan alami ini adalah dengan mencampurkan 30 gram mahkota dewa dengan 50 gram temu mangga dan ditambah lagi dengan 5 gram buah mahkota dewa kering. Kemudian rebus dengan 800 cc air hingga mendidih dan tersisa air kira-kira 400 cc saja. Kemudian ramuan ini disaring dan didinginkan lalu di minum secara teratur 2 kali sehari.

3. Kunyit Putih

Anda juga bisa mengobati kista secara alami dengan menggunakan kunyit putih. Tanaman dengan bahasa latin curcuma mangga ini memiliki khasiat antioksidan dan anti inflamasi yang lebih kuat di bandingkan dengan obat hidrokortison. Adapun cara membuat ramuan untuk kista ini adalah sebagai berikut.

Siapkan 10 gram kunyit putih kering dicampurkan dengan temu putih, tapak liman kering dan pegagan kering masing-masing 10 gram dan tambahkan 30 gram cakar ayam segar.

Cara membuat ramuan adalah dengan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga airnya tersisa setengahnya saja, angkat dan dinginkan. Anda bisa meminumnya 3 kali sehari.

4. Teripang

Bahan alami lainnya adalah teripang. Sudah banyak obat herbal dari teripang atau disebut juga dengan gamat ini. Ada banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Salah satunya bisa di gunakan untuk mengobati kista ovarium.

Teripang atau gamat adalah bahan alami yang hidup didasar laut. Ada banyak sekali jenis teripang yang di gunakan untuk keperluan pengobatan. Jenis teripang yang paling sering di gunakan adalah spesies Stichopus hermanii.

Sudah banyak penelitian mengenai khasiatnya untuk kista. Salah satunya adalah pengujian ilmiah yang di lakukan di Facultad de Quimica oleh Jaime Rodriguez  yang membuktikan bahwa teripang sangat baik untuk mengobati kista ovarium.

Untuk mendapatkan khasiat dari teripang untuk kista tidak perlu repot-repot membuat ramuan alaminya. Sudah banyak obat herbal yang bahan bakunya dari teripang berupa kapsul siap minum.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang penyakit kista ovarium, baik dari segi pengertian, gejala, penyebab ataupun cara mengobatinya. Semoga artikel kali ini memberikan manfaat untuk Anda semua khususnya kaum wanita.

Kista Ovarium – Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobati | Jual Produk HNI HPAI Di Jamin 100% Asli

Belum ada komentar untuk Kista Ovarium – Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobati

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Habbassauda

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

habbassauda hpai Rp 60.000
Ready Stock / Habb
Rp 60.000
Ready Stock / Habb
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
JannaTea Cool

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

jannatea cool Rp 120.000
Ready Stock / JTC
Rp 120.000
Ready Stock / JTC
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Pasta Gigi Herbal

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

pasta gigi herbal hpai Rp 16.000
Ready Stock / PGH
Rp 16.000
Ready Stock / PGH
SIDEBAR

Disclaimer

Artikel kesehatan atau berita yang disajikan di toko herbal online produk HNI HPAI ini hanyalah untuk keperluan informasi semata. Tidak dimaksudkan sebagai sebuah ketetapan atau sebuah kepastian yang mutlak.

Kami menyajikan informasi berdasarkan keilmuan dan data empiris dan di tulis oleh ahlinya namun bukan sebuah jaminan akan keberhasilannya. Manusia hanya berikhtiar, kesembuhan ada di tangan Allah SWT semata.