Buka jam 08.00 s/d jam 18.00, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Menstruasi – Pengertian, Gejala, Siklus & Kelainan

Menstruasi – Pengertian, Gejala, Siklus & Kelainan

Diposting pada 19 April 2017 oleh admin | Dilihat: 63 kali

Menstruasi adalah siklus alami wanita yang memiliki banyak sebutan. Seperti haid, datang bulan, lagi dapet, tamu bulanan atau sebutan lainnya. Namun dalam dunia kedokteran namanya lebih dikenal dengan menstruasi.

Apa pengertiannya? Bagaimana siklusnya? Dan apa saja kelainan-kelainan yang wajib Anda tahu, akan dijelaskan berikut ini.

Pengertian Menstruasi

Mensturasi merupakan sebuah siklus alami yang terjadi pada tubuh wanita yang secara normal setiap bulan pasti mengalaminya.

Pada umumnya siklus ini akan muncul setiap 4 minggu sekali, dimulai sejak hari pertama menstruasi hingga menopause.

Meskipun secara normal seperti itu, namun tidak semua wanita yang mengalami masa siklus yang sama. Ada yang lebih lambat. Ada yang lebih cepat. Perbedaannya berkisar antara 21 hingga 35 hari.

Pada saat siklus menstruasi, hormon estrogen meningkat untuk bersiap jika kemungkinan terjadi kehamilan. Pada masa ini terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) dan dinding rahim akan menebal.

Siklus Menstruasi

Jika sel telur tidak dibuahi maka sel telur akan diserap tubuh dan dinding Rahim yang menebal tadi akan meluruh. Kemudian mengalir keluar dari tubuh bercampur dengan darah. Proses keluarnya darah dari vagina inilah yang disebut haid atau datang bulan.

Siklus menstruasi di bagi menjadi 4 fase. Adapun siklus menstruasi lengkapnya akan dijelaskan sebagai berikut.

siklus Menstruasi

  1. Fase Menstruasi. Pada fase ini terjadi peluruhan dinding Rahim dan dikeluarkan dari tubuh melalui vagina. Fase ini terjadi secara bertahap pada hari ke-1 hingga hari ke 7.
  2. Fase Pra-ovulasi. Pada fase ini terjadi masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Terjadi secara bertahap pada hari ke 7 sampai hari ke 13.
  3. Fase Ovulasi. Fase ovulasi disebut juga dengan masa subur. Pada masa ini sel telur telah matang dan siap untuk dibuahi. Menurut literatur, masa subur adalah 14 hari sebelum haid selanjutnya. Apabila seorang perempuan melakukan hubungan seksual pada masa subur maka kemungkinan terjadi kehamilan lebih besar.
  4. Fase Pascaovulasi . Pada masa ini terjadi kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi atau pembuahan. Pada tahap ini terjadi kenaikan hormon progesterone yang menyebabkan penebalan endometrium sehingga siap menerima janin berkembang. Namun, jika tidak terjadi pembuahan maka akan terjadi fase haid kembali.

Tanda Dan Gejala Saat Menstruasi

Pada masa haid akan terjadi beberapa gejala atau tanda. Berikut adalah gejalanya.

  • Perut terasa melilit, mual dan panas
  • Terasa nyeri saat buang air kecil
  • Tubuh kurang fit
  • Merasa demam
  • Merasa sakit kepala atau pusing
  • Keputihan
  • Radang pada vagina
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Emosi meningkat
  • Nyeri atau merasa bengkak pada payudara
  • Bau badan tidak sedap
  • Muncul jerawat di wajah

Kelainan Menstruasi

Siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Baik dari segi durasi maupun volume darah yang keluar. Setiap wanita sebaiknya mencatat siklus menstruasinya agar dapat segera menyadari jika muncul kelainan pada siklus haidnya.

Siklus haid yang tidak biasa atau volume darah yang keluarnya lebih banyak bisa jadi mengindikasikan adanya kelainan pada masalah kesehatan. Adapun kelainan haid yang umum terjadi dibagi dalam empat kategori, yaitu:

Menorrhagia

Menorrahagia adalah salah satu kelainan haid dimana darah yang keluar lebih banyak dari normal (berlebihan) sehingga seperti pendarahan. Adapun beberapa gejala yang muncul pada saat kondisi ini terjadi adalah sebagai berikut.

  • Volume darah yang keluar terlalu banyak sehingga harus mengganti pembalut tiap jam selama beberapa jam.
  • Karena terlalu banyak yang keluar maka bisa saja harus menggunakan dua pembalut untuk menampung pendarahan.
  • Saat tidur gelisah dan harus bangun untuk mengganti pembalut pada saat tidur.
  • Karena darah banyak yang keluar sehingga mengalami gejala anemia, misalnya kelelahan atau napas pendek.
  • Durasi datang bulan yang berlangsung lebih dari 7 hari.
  • Mengeluarkan gumpalan-gumpalan darah berukuran besar selama lebih dari satu hari.
  • Terpaksa membatasi rutinitas karena volume darah yang hilang berlebihan saat datang bulan.

Ada beberapa faktor penyebab yang menyebabkan kelainan jenis ini. Seperti karena ketidakseimbangan hormon atau munculnya fibroid dalam rahim. Oleh karena itu, jika Anda merasakan gejala-gejala seperti diatas hendaknya segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat ditangani dengan baik.

Amenorea

Amenorea adalah kondisi dimana datang bulan berhenti sama sekali. Secara alami ada kondisi yang memang datang bulan berhenti seperti kehamilan dan menopause. Ada juga kondisi lain seperti terhentinya haid saat kehamilan Adapun penyebabnya bisa karena penyakit dan konsumsi obat tertentu.

Beberapa penyebab dimana amenorea terjadi diluar dari kondisi kehamilan dan menopause adalah penyakit yang menyerang indung telur seperti sindrom ovari polikistik atau konsumsi obat maupun pil KB.  Selain itu, pola hidup yang penuh stres, latihan fisik yang berlebihan, berat badan yang terlalu rendah dan sebagainya. Setelah penyebabnya berhasil teratasi, menstruasi biasanya akan kembali normal.

Nyeri Haid

Kelainan Menstruasi

Nyeri haid adalah hal yang umum terjadi pada saat datang bulan. Kondisi ini disebut juga dengan dismenorea yang biasanya terjadi sebelum dan pada saat haid terjadi. Secara umum nyeri ini seperti kram di perut bagian bawah yang berlangsung terus menerus. Terkadang bisa juga nyerinya tersebar sampai ke punggung bawah serta paha. Parahnya, rasa nyeri ini bisa disertai dengan sakit kepala, mual, dan diare.

Cara mengatasi dismenorea bisa menggunakan obat pereda nyeri. Salah satunya pereda nyeri adalah obat asam mefenamat yang di jual di apotek. Meskipun begitu, jika nyerinya tidak kunjung berhenti maka Anda harus hubungi dokter untuk memastikan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh penyakit tertentu, terutama jika Anda berusia di atas 25 tahun.

Oligomenorea

Selain dari ketiga kelainan haid diatas, ada lagi yang namanya oligomenorea yaitu menstruasi yang tidak teratur yaitu datang bulannya setelah 90 hari. Padahal, secara normal haid biasanya datang tiap 21-35 hari.

Kelainan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti penggunaan kontrasepsi, olahraga terlalu berat, gangguan pola makan, serta mengidap diabetes atau penyakit tiroid.

Penanganan oligomenorea bisa disesuaikan oleh penyebabnya. Jadi, atasi dulu penyebabnya baru masalah haidnya bisa normal kembali.


Pembalut

Pembalut di gunakan untuk menampung darah haid. Ada berbagai jenis pembalut yang bisa di gunakan. Pada zaman dulu orang masih menggunakan pembalut kain. Namun, sekarang sudah banyak produk pembalut yang bisa di beli di pasaran.

Beberapa jenis pembalut yang biasa di pakai seperti pembalut konvensional (yang di jual dipasaran) dengan berbagai keunggulan. Ada juga pembalut herbal yang nyaman dipakai. Selain itu, masih ada juga yang memakai pembalut dari kain.

Pembalut harus selalu diganti sesering mungkin. Minimal dua kali sehari untuk mencegah terjadi infeksi vagina atau gangguan-gangguan lainnya.

Tips Memilih Pembalut

Pembalut adalah sesuatu yang wajib ada pada saat haid. Dalam pemilihan pembalut harus memperhatikan aspek kenyamanan dan kesehatan agar dikemudian hari tidak berdampak pada masalah pada organ reproduksi. Berikut ini adalah tips memilih pembalut untuk Anda.

1. Gunakan pembalut sesuai dengan kebutuhan

Gunakanlah pembalut dengan ukuran tebal dan panjang pada malam hari atau pada saat volume darah haid banyak. Anda juga bisa menggunakan pembalut bersayap agar mencegah tembus samping. Sudah banyak merk pembalut yang menyediakan jenis ini. Sedangkan apabila volume haid sedikit, gunakan pembalut yang lebih tipis.

2. Pilih yang nyaman dipakai dan tidak mudah mengerut

Biasanya pembalut yang nyaman dipakai adalah pembalut yang tidak mudah mengerut dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Pembalut yang mudah mengerut akan terasa tidak nyaman dan kebocoran lebih rentan terjadi.

3. Gunakan pembalut yang memiliki daya serap yang tinggi

Pembalut dengan daya serap yang tinggi jauh lebih baik dan lebih nyaman dipakai. Namun, selalu pastikan bahwa kondisi permukaan pembalut tetap kering sehingga memperkecil kelembapan dan iritasi.

4. Pilih pembalut dari herbal

Pada zaman sekarang sudah banyak produk pembalut dari herbal yang memberikan kenyamanan dan kesehatan ekstra pada organ intim wanita saat haid.

Pembalut herbal selain dipastikan lebih aman dan nyaman juga mampu mencegah berbagai penyakit yang menyerang organ reproduksi. Contonya, penyakit kista ovarium, kanker serviks, haid tidak lancer, keputihan, penyakit mioma dan masalah-masalah kewanitaan lainnya.

Tentu Anda juga harus memastikan agar pembalut herbal yang Anda beli terjamin kualitasnya dan tidak mengandung zat kimia sama sekali. Artinya harus murni dari herbal berkualitas.

Menstruasi – Pengertian, Gejala, Siklus & Kelainan | Jual Produk HNI HPAI Di Jamin 100% Asli

Belum ada komentar untuk Menstruasi – Pengertian, Gejala, Siklus & Kelainan

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Gamat Kapsul

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

kapsul gamat hpai Rp 130.000
Ready Stock / 100/40
Rp 130.000
Ready Stock / 100/40
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Pantyliner Hibis

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

pantyliner hibis HPAI Rp 450.000
Ready Stock / PTH
Rp 450.000
Ready Stock / PTH
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Hibis Mix

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

hibis mix pembalut herbal wanita Rp 190.000
Ready Stock / HMIX
Rp 190.000
Ready Stock / HMIX
SIDEBAR

Disclaimer

Artikel kesehatan atau berita yang disajikan di toko herbal online produk HNI HPAI ini hanyalah untuk keperluan informasi semata. Tidak dimaksudkan sebagai sebuah ketetapan atau sebuah kepastian yang mutlak.

Kami menyajikan informasi berdasarkan keilmuan dan data empiris dan di tulis oleh ahlinya namun bukan sebuah jaminan akan keberhasilannya. Manusia hanya berikhtiar, kesembuhan ada di tangan Allah SWT semata.