Buka jam 08.00 s/d jam 18.00, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Mioma – Pengertian, Gejala, Penyebab & Cara Mengobati

Mioma – Pengertian, Gejala, Penyebab & Cara Mengobati

Diposting pada 14 April 2017 oleh admin | Dilihat: 130 kali

Mioma adalah salah satu penyakit yang sangat menakutkan bagi para wanita. Sayangnya, pada awalnya mereka tidak menyadari dirinya terkena mioma. Mengapa demikian? Untuk menemukan jawabannya baca penjelasan lengkap mengenai mioma berikut ini. Anda juga akan menemukan pengertian, gejala, penyebab, diagnosis dan cara mengobatinya. Simak baik-baik artikel ini.

mioma

Pengertian Mioma

Mioma adalah sel tumor yang tumbuh didalam atau disekitar rahim (uterus) yang tidak bersifat ganas (kanker). Ada banyak nama lain mioma, seperti miom, uteri fibroid, tumor otot rahim, mioma uteri, tumor fibroid atau leiomioma. Penyakit miom berasal dari otot rahim yang tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan inilah yang disebut tumor jinak.

Jumlah penderita miom belum diketahui secara akurat. Hal ini dikarenakan banyak yang tidak merasakan keluhan (gejala). Itu sebabnya tidak segera memeriksakannya ke dokter. Adapun perkiraannya sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.

Mioma Pengertian Gejala Penyebab Cara Mengobati

Gambar Miom

Jenis penyakit miom bermacam-macam. Ada yang kecil. Ada juga yang besar hingga mengakibatkan membesarnya rahim. Tergantung tingkat keparahannya. Jumlahnya juga bisa muncul satu pada rahim. Bisa juga lebih banyak.

Jenis-jenis miom berdasarkan lokasi tempatnya berada, terbagi dalam 3 jenis yaitu:

  • Fibroid intramural. Tumbuh di antara jaringan otot rahim. Merupakan tempat yang paling umum terbentuknya miom.
  • Fibroid subserous. Tumbuh di bagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Jenis ini bisa tumbuh menjadi sangat besar.
  • Fibroid submucous. Tumbuh di lapisan otot bagian dalam dari dinding rahim. Jika sampai tumbuh, miom ini bisa menyebabkan pendarahan parah saat menstruasi dan komplikasi serius lainnya.
  • Fibroid pedunculated. Miom jenis ini tumbuh di batang kecil di dalam atau di luar rahim.

Itulah beberapa jenis miom yang pernah ada. Selanjutnya, Anda bisa baca gejalanya sebagai berikut.

Gejala Mioma

Ada banyak orang yang tidak merasakan gejala miom pada awalnya. Akibatnya mereka tidak mengetahui dirinya terkena miom. Mereka mengetahuinya saat pemeriksaan dengan tujuan lain. Meskipun begitu, ada beberapa gejala yang muncul seperti:

  • Seperti halnya gejala pada kista ovarium, pada miom juga mengalami pendarahan yang banyak dan lama pada masa menstruasi ataupun di luar masa menstruasi.
  • Nyeri karena adanya tekanan tumor dan adanya infeksi pada rahim.
  • Gangguan buang air besar atau buang air kecil.
  • Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.
  • Terasa kenyal pada bagian bawah perut dekat rahim.

Mungkin ada beberapa gejala lainnya yang tidak disebutkan disini. Anda bisa membacanya pada sumber lainnya. Selanjutnya ini dia penyebab penyakit miom ini.

Penyebab Mioma

Penyebab miom hingga kini sebenarnya belum begitu di ketahui dengan pasti. Kemunculan penyakit ini dikaitkan dengan hormon estrogen (hormon reproduksi yang di hasilkan oleh ovarium).

Tingkat kejadian miom terjadi pada usia 16-50 tahun. Yaitu pada saat kadar estrogen sedang tinggi-tingginya. Kemudian miom akan menyusut setelah terjadi menopause karena terjadi penurunan kadar estrogen.

Miom paling sering terjadi pada wanita yang memiliki berat badan berlebih. Sebab, semakin meningkat berat badan maka semakin meningkat pula kadar hormon estrogennya.

Faktor keturunan juga bisa menjadi salah satu faktor risiko terjadinya miom. Seorang wanita yang ibunya atau saudara perempuannya pernah mengalami miom juga memiliki peluang besar terkena miom.

Faktor penyebab miom lainnya adalah menstruasi yang terlalu dini, sering mengkonsumsi daging merah, kebiasaan atau pola hidup yang kurang baik seperti merokok atau minum alkohol.

Selain faktor risiko yang bisa menjadi penyebab miom (tumor otot rahim), ada juga satu faktor yang dapat menurunkan risiko yaitu jika seorang wanita memiliki banyak anak. Risiko seorang wanita mengalami miom akan menurun setelah melahirkan anak.

Cara Mengobati Penyakit Mioma

Pengobatan miom akan dilakukan hanya jika miom itu menimbulkan gejala atau komplikasi. Jika tidak menimbulkan gejala maka tumor otot rahim ini bisa hilang dengan sendirinya.

Obat-obatan Untuk Miom

Obat-obat ini hanya mengurangi gejala pada miom. Bukan menyembuhkan atau menghilangkan miom. Beberapa obat-obatan yang mengurangi gejalanya antara lain.

  • Kontrasepsi oral (pil KB).
  • Levonorgestrel intrauterine system (LNG-IUS).
  • Asam traneksamat.
  • Obat anti inflamasi non steroid (OAINS).
  • Progesteron oral.
  • Progesteron suntik.
  • Gonadotropin releasing hormone (GnRH).
  • Ulipristal acetate.

Operasi pada Miom

Operasi pada miom di lakukan jika gejala yang muncul akibat miom cukup parah dan pengobatan yang dilakukan tidak berhasil. Anda bisa menanyakan kepada dokter tentang manfaat dan risiko yang akan dihadapi ketika memilih prosedur operasi tertentu. Berikut ini beberapa operasi yang dilakukan untuk mengatasi miom.

  • Bedah histeroskopi.
  • Miomektomi.
  • Histerektomi.
  • Morcellation histeroskopi.

Ramuan Alami Untuk Miom

Bahan alami yang berasal dari alam juga bisa digunakan untuk mengobati miom. Ada banyak tanaman berkhasiat obat yang secara ilmiah mampu mengatasi penyakit ini. Salah satunya adalah daun sirsak.

Daun sirsak sejak dulu diketahui mampu mengobati berbagai macam tumor atau kanker. Tidak heran, jika banyak di gunakan sebagai bahan baku obat herbal. Salah satunya adalah herbal untuk mioma.

Daun sirsak mengandung berbagai senyawa yang berkhasiat baik sekali untuk tumor rahim ini. Tidak kurang dari 34 senyawa cytotoxic didalamnya.

Adapun cara membuat ramuan alami untuk miom dari daun sirsak adalah sebagai berikut.

Siapkan 10 lembar daun sirsak. Daunnya jangan terlalu muda dan jangan juga terlalu tua. Setelah itu rebuslah daun sirsak tadi dengan 600 cc air. Biarkan sampai mendidih dan airnya tersisa kira-kira 1 gelas saja. Dinginkan dan minumlah segelas air tadi 3 kali sehari selagi hangat. Minumlah secara rutin setiap hari sampai 3 – 4 minggu dan cek hasilnya.

Anda bisa meriksakan kondisi ke dokter setelah melakukan pengobatan selama kurang lebih 1 bulan dengan daun sirsak ini.

Dengan demikian berakhir sudah artikel tentang penyakit miom ini, dari pengertian, gejala, penyebab hingga pengobatannya. Semoga bisa memberikan manfaat untuk Anda semua.

Mioma – Pengertian, Gejala, Penyebab & Cara Mengobati | Jual Produk HNI HPAI Di Jamin 100% Asli

Belum ada komentar untuk Mioma – Pengertian, Gejala, Penyebab & Cara Mengobati

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Ginextrac

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

ginextrac hpai Rp 90.000
Ready Stock / GIN
Rp 90.000
Ready Stock / GIN
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Deep Beauty

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

deep beauty hpai original Rp 360.000
Ready Stock / DBH
Rp 360.000
Ready Stock / DBH
Klik Disini Untuk Order Via SMS/WA
Zaitun Extra Virgin Olive Oil

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Zaitun Extra Virgin Olive Oil Rp 24.000
Ready Stock / MZ
Rp 24.000
Ready Stock / MZ
SIDEBAR

Disclaimer

Artikel kesehatan atau berita yang disajikan di toko herbal online produk HNI HPAI ini hanyalah untuk keperluan informasi semata. Tidak dimaksudkan sebagai sebuah ketetapan atau sebuah kepastian yang mutlak.

Kami menyajikan informasi berdasarkan keilmuan dan data empiris dan di tulis oleh ahlinya namun bukan sebuah jaminan akan keberhasilannya. Manusia hanya berikhtiar, kesembuhan ada di tangan Allah SWT semata.